Kain batik tulis katun premium pewarna alam motif Harmoni Bahari Borneo
Kuantitas
Harmoni Bahari Borneo merupakan karya batik yang terinspirasi dari pesona kehidupan bawah laut Kalimantan dan nilai luhur kerukunan masyarakat Borneo.
Motif ini menghadirkan kepiting, lobster, kuda laut, serta tanaman laut yang menggambarkan keberagaman kehidupan di bawah perairan Kalimantan. Setiap unsur biota laut hadir dalam satu komposisi yang dinamis, seolah menggambarkan kehidupan bawah laut yang hidup berdampingan dalam keseimbangan.
Keindahan bahari tersebut kemudian dipadukan dengan motif Gerigim Kalimantan, yang dalam filosofi motif ini dimaknai sebagai simbol kerukunan dan persatuan antarsuku. Perpaduan kedua unsur tersebut menjadi representasi bahwa keberagaman, seperti halnya kehidupan di alam, dapat hidup berdampingan dalam harmoni.
Kain ini semakin istimewa karena dibuat dengan sentuhan pewarna alami berbahan sabut kelapa muda, serbuk kayu mahoni, dan tunjung, menghadirkan nuansa warna bumi yang hangat, natural, dan berkarakter.
Filosofi Motif
Harmoni Bahari Borneo membawa pesan tentang persatuan dalam keberagaman.
Kehidupan bawah laut Kalimantan terdiri dari berbagai makhluk dengan bentuk dan karakter yang berbeda. Kepiting, lobster, kuda laut, dan tanaman laut memiliki perannya masing-masing, namun semuanya menjadi bagian dari satu ekosistem yang saling melengkapi.
Hal tersebut dipadukan dengan motif Gerigim sebagai simbol kerukunan antarsuku. Filosofinya mengajarkan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekayaan yang dapat menjadi kekuatan ketika hidup berdampingan dengan saling menghargai.
Kepiting merepresentasikan kemampuan beradaptasi dan keteguhan.
Lobster melambangkan kekuatan dan daya tahan.
Kuda laut menggambarkan ketenangan, keharmonisan, dan kesetiaan.
Tanaman laut menjadi simbol kehidupan, kesuburan, dan keberlanjutan.
Gerigim menjadi pengikat seluruh unsur tersebut, melambangkan kerukunan, persatuan, dan keharmonisan antarsuku di Borneo.
Sementara itu, penggunaan pewarna alami sabut kelapa muda, serbuk kayu mahoni, dan tunjung memberikan makna tambahan tentang kedekatan manusia dengan alam serta upaya menghargai kekayaan sumber daya yang tersedia di Kalimantan.
Belum Ada Ulasan
Bagikan pengalamanmu dan bantu pelanggan lain menemukan produk favoritnya.


